Pages

Tampilkan postingan dengan label vendor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vendor. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

[WEDDING] Gedung dan Fasilitas

Serunya nyiapin pernikahan masih berlangsung. Kali ini aku mau bahas masalah gedung untuk resepsi di Kota Malang. Nggak kalah riweuh nya, aku juga browsing dan menjelajah dari blog satu ke blog lainnya dengan keyword "Review Gedung Malang" dan boom muncul semua review yang berkaitan dengan harga, lokasi, daya tampung dan fasilitas yang didapat. 
Untuk memilih gedung ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan antara lain :
  1. Tema yang akan dipakai itu seperti apa contohnya misal pengen rustic outdoor, garden party, tema cafe, tema adat atau yang lain sebagainya.
  2. Jumlah undangan yang akan disebar harus sesuai dengan daya tampung dari gedung tersebut.
  3. Harga harus sesuai budget yaa hehe dan juga jangan lupa tanyakan pada contact person nya apakah harga tersebut sudah termasuk semua fasilitas atau masih harus menambah biaya untuk AC, genset dan listrik.
  4. Lokasi yang strategis dan tidak berada dititik kemacetan. Luas parkir juga perlu diperhitungkan untuk kenyamanan para tamu undangan.
Dari empat syarat itu sudah ada incaran gedung yang akan kita pakai yaitu Gedung Serbaguna VEDC yang ada didekat Terminal Arjosari. Selain dekat dengan rumah, semua syarat hampir terpenuhi kecuali berada dititik kemacetan itu hmmm  agak susah sih soalnya dekat sama tempat keramaian. Waktu itu uda booking bulan Januari 2017 (hampir setahun sebelum). Kenapa jauh jauh sih bookingnya? Untuk gedung, banyak banget gedung di Kota Malang tapi yang sesuai sama syarat kita cuma sedikit dan itu 80% uda ke book sampai 2018. Gila nggak? 2016 booking buat 2018 contohnya Sasana Krida di Universitas Negeri Malang uda full buat 23 Desember 2017 malam maupun siang. Jatuh pilihan langsung ke VEDC untuk yang siang karena malam udah ada yang boom duluan. Penampakan Gedung VEDC bisa diliat dari foto-foto dibawah ini biar ada bayangan buat yang belum tau. Kapasitas Gedung ini bisa menampung 700-800 tamu jadi bisa dipakai untuk yang undangannya 500. Pencahayaannya bagus dan ada ruang ganti baju untuk pengantin. Di belakang juga ada masjid buat yang mau akad di masjid bisa minta izin dulu.

https://ariefhs.wordpress.com/2008/05/12/sertifikasi-asesor-kkpi-hari-kelima/

http://mapio.net/pic/p-12387215/





Untuk harga tahun 2017 masih 6,5 juta dengan fasilitas AC, listrik dan genset. AC hanya untuk area hall tengah untuk tamu, sedangkan AC pelaminan harus menambah charge 750rb untuk 2 buah. Menurutku wajib sih penambahan AC di area pelaminan, sepengalamanku kemarin nggak kepanasan karena AC nya ngadep ke pengantin jadi lebih nyaman waktu dipajang lol. Karena aku juga akad di gedung  VEDC juga, kita nggak nyalain AC waktu akad karena menghemat biaya. Charge untuk AC 500rb/jam jadi kita putuskan gausalah pake AC toh masih pagi juga. Alhamdulillah nggak panas panas banget pas akad. Gedung VEDC juga bagus dalemnya gak perlu nutup temboh samping karena gorden untuk ventilasi juga sudah bagus. 
Sekian review gedung yang aku pakai saat acara akad dan resepsi hari Sabtu, 23 Desember 2017. Untuk yang mau booking bisa contact ke Bapak Misno ‭0812 3306008‬ atau bisa dateng langsung ke VEDC di jam kerja. See ya! 

Venue : Gedung Serbaguna VEDC
Address : Jalan Teluk Mandar Tromol Pos No. 5, Arjosari, Blimbing, Kota Malang
Price : Rp 7.250.000,-

Xoxo,
Tisa



Jumat, 23 Februari 2018

[WEDDING] Prewedding di Hutan Belantara

Hal yang paling bikin bahagia sebelum masuk ke acara pernikahan salah satunya adalah PREWEDDING. Pencarian konsep prewedding dan lokasi juga nggak mudah. Intinya harus sabar dan harus percaya fotografer. 
Mau sedikit cerita tentang persiapan prewedding bersama pasangan yang super supportive sekali mendukung apa yang dipengenin pasangan wanitanya hehe. Seriously, aku selalu sharing konsep dan lokasi yang pengan aku jadiin target. By the way kita LDR Jakarta - Bangka sedangkan lokasi foto di Malang. Gak perlu pusing dan lama, karena ternyata kita sepemikiran. 
Setelah browsing banyak banyak dari pinterest dan instagram yang mostly semua temanya lagi musim rustic, maka kita pilih tema 'RUSTIC TANPA MODAL'. Kenapa tanpa modal? Karena kita pakai pakaian yang super simple dan biasa dipakai sehari-hari. Disini aku pakai 2 tema baju dan 2 tema lokasi : 
  1. Abu abu dan biru tua dengan tema casual sweater dan lokasi di hutan pinus dan kebun tebu yang habis panen
  2. Putih dan cream dengan tema semi formal dan lokasi di air terjun dan hutan pinus. 
Untuk makeup absolutely makeup sendiri dengan dibantu adek masangin bulumata. Kenapa aku mau makeup sendiri? Ini tema simple nggak ribet tanpa banyak biaya. Karena aku punya alat makeup lengkap kenapa gak aku pake aja toh menghemat biaya. Hasilnya pun lebih natural sesuai keinginan. Mungkin ada yang mau dimakeupin bisalah hubungi :p
Untuk lokasi kita pengennya di hutan pinus dan danau. Sempat milih danau di daerah Pujon, Batu. Tapi karena kejauhan akhirnya Mas Ricak dari Visionroom cari alternatif lain yang bisa mengabulkan dream prewedding kita. Akhirnya dia survey didaerah Gunung Kawi (dekat rumahnya) ternyata ada air terjun yang sepi banget dan bagus. Disana juga ada pohon pinus dan jalan jalan yang cocok dibuat foto foto. Kita uda manut aja sama fotografer karena dia yang tau gimana bagusnya daripada kita yang cuma tau di instagram bagus haha.
Jam 3 sebelum subuh kita uda berangkat dari rumah bertiga (aku, mas dan adek). Kita naik mobil menuju ke daerah Gunung Kawi. Sebelumnya kita jemput temen si Mas namanya ardi di Kepanjen. Karena tempatnya melosok banget, jadi butuh 2 orang yang bisa nyetir buat gantian sama ngarahin jalan. Jam stga 5 kita mampir ke masjid buat solat subuh kemudian dilanjut ke arah menanjak. Sampailah kita di Hutan Pinus yaaay! Spot pertama dan custome pertama pakai tema abu abu biru dongker.







Spot kedua kita masih harus naik mobil lagi nih ke arah lebih dalem hutan lagi. Oya btw kita ditemenin sama penduduk lokal sana ya, agak bahaya kalau sendirian soalnya disana terkenal mistis. Jangan banyak tingkah lah disana pokoknya heheh. Sampai di lokasi kedua masih dilanjut naik motor sekitar 20 menit karena ada pohon tumbang. Kita naik motor Pak Min (penduduk lokal) menuju ke air terjun. Sampai dipinggir sungai ternyataaaaaa kita masih harus jalan sekitar 30menit. OMG gak nyangka (dipaksa) tracking kaya gini pake dress dan cuma pake sendal jepit! Gila lah pengalaman prewed paling paling hahah. Di real life pun jarang banget tracking kaya gini, namun demi foto yang indah apapun kujabani! Pak Min pun bawa parit buat buka jalan dan tebasin semak belukar disana. Bayangin aja, pasti ini air terjun belum pernah dilewati orang. Alhamdulillaah semua berjalan dengan lancar walaupun ada insiden asisten Mas Ricak kepleset dan luka kecil.








Mungkin cukup ini kali ya share prewedding kita yang hasilnya super nggak mengecewakan! Why? Karena aku percaya penuh sama fotografernya. Mas Ricak pun enak banget ngarahin gayanya biar kita gak kaku. Awalnya diajak ngobrol ngobrol terus diajak bercanda dan ambil moodnya pun sampe di puterin lagi buat joget joget manja biar hasilnya bagus. Tone warna hasil editannya juga aku banget. Paling sukaaa! Nggak kaku hasilnya soft banget. Satu lagi, album fotonya bagus! Sampe dikirim ke Jakarta. Sayangnya foto bareng-barengnya kehapus huhu.

Thank you so much!
Makeup : @makeupbytisa
Attire : Pull&bear | h&m | Matahari

Xoxo,
Tisa